Dalam sebuah lagu yang diciptakan oleh Tai Bachman yang berjudul "She's so High", terdapat tiga wanita cantik yang digambarkan sebagai wanita yang memiliki kepandaian, keberanian dan kecantikan.
Berikut ini tiga wanita tercantik bersejarah yang digambarkan dalam lagu "She's So High" tersebut:
1. Joan of Arc (1412 -1431)

Joan of Arc adalah pahlawan negara Perancis dan orang suci (santa) dalam agama Katolik. Di Perancis ia dijuluki La Pucelle yang berarti "sang dara" atau "sang perawan". Joan of Arc mengaku mendapat suatu pencerahan yang dipercayainya berasal dari Tuhan, kemudian dia mengunakannya untuk membangkitkan semangat pasukan Charles VII dalam merebut kembali bekas wilayah kekuasaan mereka yang dikuasai Inggris dan Burgundi pada masa perang seratus tahun.
Joan of Arc meninggal ketika dia dieksekusi dengan cara diikat pada tiang tinggi yang kemudian dibakar. Setelah meninggal, orang-orang Inggris membongkar arang dan menunjukkan tubuhnya yang telah hangus hingga memastikan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat mengklaim bahwa ia selamat dari hukuman, lalu membakar ulang tubuhnya hingga menjadi abu dan mencegah pengumpulan relik. Mereka membuang abu tersebut ke sungai Seine. Belakangan, algojo Geoffroy Therage menyatakan bahwa ia "sangat takut dikutuk karena ia telah membakar wanita suci".
Joan of Arc digambarkan sebagai tokoh populer dalam sejarah sejak saat kematiannya dan banyak penulis terkenal, pembuat film dan komposer telah menciptakan karya tentang dia. Gambaran budaya Joan of Arc terus berlanjut dalam film, teater, televisi, video game, musik dan pertunjukan sampai hari ini.
2. Cleopatra VII Philopator (69 SM–30 SM)

Cleopatra adalah bagian dari sejarah kuno Egypt yang lahir pada tahun 69 sebelum Masehi, dia adalah ptolemeus ratu mesir yang terkenal akan kecantikan feminim dari sejarah.
Pada masa tersebut, Cleopatra dianggap sebagai keindahan besar dan banyak literatur yang menjelaskan serta memuji kecantikannya. Dalam kehidupan Antony oleh Plutarch, dia mengatakan "Kecantikannya, seperti yang dikatakan, sama sekali tak tertandingi, atau seperti untuk menyerang orang-orang yang melihatnya".
Cleopatra menjadi pasangan Julius Caesar, pemimpin kekaisaran Roma. Namun setelah Julius Caesar dibunuh, Cleopatra berpasangan dengan Mark Antony. Sayangnya pada tahun 30 sebelum Masehi Mark Antony gagal menjadi kaisar Roma. Ia memutuskan untuk bunuh diri dan Cleopatra melakukan hal serupa.
Pada saat ini, Cleopatra banyak digambarkan dalam media dan sastra seperti 1934 dan 1963 film Cleopatra maupun tragedi William Shakespeare Antony dan Cleopatra.
3. Aphrodite (Mitologi Yunani)

Aphrodite merupakan dewi dari mitologi Yunani yang menjadi perlambangan cinta, nafsu, kecantikan, dan kenikmatan yang paling dikenal dunia. Kemunculan Aphrodite banyak digambarkan dalam berbagai literatur, game, dan film.
Aphrodite lebih sering terdengar sebagai perlambangan kecantikan. Hal itu terbukti karena sangat cantiknya Aphrodite, ada ketakutan bahwa akan terjadi perperangan di Olympus untuk memperebutkan sang dewi maha cantik ini. Sayangnya untuk mengakali hal tersebut, Zeus malah menikahkan Aphrodite dengan dewa yang disebut sebagai dewa yang sangat jelek, yaitu Hephaestus. Di pihak lain, perlambangannya sebagai dewi nafsu telah diakui sejak zaman terdahulu dimana para pengikut dewi ini akan menunjukkan kesetiaan mereka melalui menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih dengan orang yang tidak dikenal. Aphrodite dalam mitologi juga memiliki nama berbeda yang dimulai dari Acidalia hingga Cerigo, semuanya merujuk ke dewi Aphrodite.
Syarat-syarat Monetisasi Iklan dalam UC We-media 2018
Syarat-syarat Monetisasi Iklan dalam UC We-media 2018
Komentar
Posting Komentar